Buku 1: Bab 1
Pertama, Bagaimana Uther Pendragon mengundang duke dari Cornwall dan Igraine istrinya, dan kepergian mereka yang tiba-tiba.
Diterjemahkan oleh: Muhammad Khairul Septian
Di masa berkuasanya Uther Pendragon, dimana ia merupakan raja dari seluruh Inggris, terdapat seorang duke di Cornwall yang berperang dengannya dalam waktu lama. Dan duke itu disebut Duke of Tintagel. Pada saat itu King Uther mengundang sang duke ke istananya, juga memintanya untuk mengajak istrinya bersamanya, karena istrinya disebut sebagai wanita yang cantik, juga memiliki pemikiran yang bijaksana, dan namanya adalah Igraine.
| Gorlois dan Igraine |
Kemudian datanglah sang duke beserta istrinya ke pesta sang raja, dimana di sana penuh oleh kedatangan para orang-orang terhormat dan bangsawan lainnya. King Uther jatuh cinta pada istri sang duke, dan terus menerus memerhatikannya, dan bernafsu untuk bersetubuh dengannya. Melihat gelagat sang raja, Igraine yang memiliki hati baik dan pikiran baik, menolak dalam hatinya untuk mengikuti keinginan sang raja. Ia kemudian memberitahukan soal itu kepada suaminya, dan mengatakan, "Kurasa kita diundang hanya untuk tidak dihormati; karena itu, suamiku, aku menyarankanmu, agar kita pergi dari sini secepatnya, dan kembali pulang ke kastil kita." Kemudian mereka segera pergi secepatnya, hingga sang raja maupun siapapun yang ada di istana tak mengetahui tentang kepergian mereka.
Saat mengetahui mengenai kepergian mereka yang begitu tiba-tiba, King Uther amat murka. Ia kemudian memanggil majelis dewan pribadinya, dan memberitahu mereka tentang kepergian tiba-tiba dari duke dan istrinya.
Mereka kemudian menyarankan kepada sang raja, "Untuk mengundang duke dan istrinya untuk datang kembali; dan jika dia tidak mematuhi panggilannya, maka lakukanlah apa Yang Mulia rasa yang terbaik, dan seranglah kastil mereka." Maka dikirimlah undangan tersebut, dan tak lama segera datang jawaban, yang mengatakan bahwa sang duke maupun istrinya tidak akan memenuhi panggilan raja.
Kemudian King Uther murka besar. Kemudian dikirimkan lagi surat kepada sang duke, dan memintanya untuk bersiap-siap dan menyiapkan pasukan, karena dalam empat puluh hari, King Uther akan menarik keluar dirinya dari kastil terkokoh yang dia tempati, bunyinya.
Saat sang duke menerima peringatan ini, secepatnya dia pergi dan membangun pertahanan dan menyiapkan pasukan di dua kastil terkokohnya, yang mana satunya bernama Tintagel, dan satunya bernama Terrabil. Ia tempatkan istrinya Igraine di kastil Tintagel, dan dirinya sendiri di kastil Terrabil, yang mana memiliki banyak jalan keluar dan pintu belakang.
Dan dengan segera datanglah Uther dengan pasukan yang besar, dan menyerang kastil Terrabil. Dan di sana ia membangun banyak perkemahan, dan terjadilah pertarungan besar di antara mereka, dengan sangat banyak korban jiwa. Lalu karena rasa amarahnya dan rasa cintanya kepada Igraine, King Uther jatuh sakit. Lalu datanglah Sir Ulfius, seorang kesatria yang terhomat, ke hadapan King Uther, dan menanyakan mengapa sang raja sakit. "Akan kuberitahu padamu," kata King Uther, "Aku sakit karena rasa marahku dan cintaku kepada Igraine, karena aku tak merasa puas." "Baiklah, Yang Mulia," kata Sir Ulfius, "Aku akan mencari Merlin, dan memintanya untuk membuatkanmu obat, supaya hatimu akan merasa puas." Maka berangkatlah Ulfius, dan dalam perjalanannya, dia bertemu dengan seorang pengemis, yang menanyakan padanya apa yang dicarinya. Lalu Ulfius berkata pada pengemis itu bahwa dia tidak memiliki urusan dengan pengemis itu. "Baiklah", kata pengemis itu, "Aku tahu siapa yang engkau cari, karena yang kau cari adalah Merlin; maka dari itu tak perlu kau berkuda lagi, karena aku adalah dia; dan jika King Uther membayarku dengan baik, dan bersumpah untuk memenuhi keinginanku, maka itu akan jadi kehormatannya dan lebih bermanfaat padanya ketimbang diriku; karena aku akan memuaskan segala keinginannya."
"Akan kusampaikan segalanya," kata Ulfius, "dan engkau pasti akan mendapatkan keinginanmu." "Baiklah," kata Merlin, "Yang Mulia akan mendapatkan keinginannya. Maka dari itu, cepatlah menunggangi kudamu kembali, karena aku akan segera menyusul."
Pojok Informasi:
- Di sini tidak disebutkan mengapa King Uther mengadakan pesta besar dan mengundang banyak bangsawan termasuk Gorlois (duke of Tintagel) dan Igraine. Pada Historia Regum Britanniae yang ditulis Geoffrey of Monmouth, pesta ini diadakan sebagai perayaan atas pengangkatan Uther sebagai raja sebagai penerus Aurelius Ambrosius dan juga sebagai kemenangan atas ditumpasnya serangan Saxon oleh Uther dan penguasa lain.
- Duke adalah salah satu gelar kebangsawan yang kedudukannya di bawah king. Bisa diartikan berdasarkan bahasa latin dux yaitu pemimpin. Gelar di Indonesia yang sepadan dengan Duke adalah Bhre dan Adipati. Seterusnya...
Comments
Post a Comment