Buku 1: Bab 2
Bagaimana Uther Pendragon berperang dengan duke dari Cornwall, dan bagaimana dengan bantuan Merlin dia berhubungan badan dengan duchess dan melahirkan Arthur
Diterjemahkan oleh: Muhammad Khairul Septian
Maka Ulfius merasa lega, dan dia berkuda secepat mungkin sampai akhirnya tiba kepada King Uther Pendragon, dan memberitahunya bagaimana dia bertemu dengan Merlin. "Di mana dia?" tanya sang raja. "Yang Mulia," kata Ulfius, "dia akan segera tiba." Segera setelah itu Ulfius menyadari Merlin sudah berdiri di beranda dari pintu kemah. Kemudian Merlin mendekati raja.Saat King Uther melihatnya, dengan senang hati dia menyambutnya. "Yang Mulia," kata Merlin, "Saya tahu setiap hal yang ada di dalam hatimu; maka dari itu engkau akan bersumpah kepadaku sebagai raja yang telah diminyaki, untuk memenuhi keinginanku, agar keinginanmu dipenuhi." Maka King Uther bersumpah atas Keempat injil.
| Uther bersumpah pada Injil. |
"Yang Mulia," kata Merlin, "inilah keinginanku: pada malam pertama dimana engkau akan melakukan hubungan badan dengan Igraine engkau akan dikaruniakan anak darinya, dan saat ia telah lahir, saya ingin bayi itu diantarkan kepada saya untuk saya besarkan; karena itu akan menjadi kehormatan bagimu, dan manfaat dari anakmu, yang sama besarnya dengan nilai dari dirinya." "Baiklah," kata King Uther, "akan kukabulkan keinginanmu." "Sekarang bersiaplah," kata Merlin, "malam ini engkau akan melakukan hubungan dengan Igraine di kastil Tintagil; lalu engkau akan menyerupai duke sang suaminya, dan saya akan menyerupai salah satu kesatrianya yang bernama Sir Jordanus. Tapi janganlah engkau mengatakan apa-apa kepada Igraine maupun penjaganya selain bahwa engkau merasa sakit, kemudian segeralah naik ke ranjang, dan jangan bangun di pagi hati sampai saya datang ke sana, karena kastil Tintagel memiliki jarak 10 mil jauhnya." Maka dilaksanakanlah sesuai yang diperintahkan oleh Merlin. Tetapi duke of Tintagil menyadari bagaimana King Uther pergi dari perkemahan di Terrabil, dan kemudian malam itu dia pergi dari kastil lewat pintu belakang karena telah diserang oleh tentara King Uther. Maka, dalam upayanya, duke of Tintagil terbunuh, sementara King Uther yang menyerupai duke of Tintagil akhirnya sampai di kastil Tintagil.
Setelah kematian sang duke, King Uther melakukan hubungan badan dengan Igraine lebih dari tiga jam setelah kematiannya, dan dari benihnya terciptalah Arthur malam itu, dan saat siang tibalah Merlin, dan menyuruhnya agar segera bersiap-siap, lalu King Uther mengecup nona Igraine dan pergi dengan secepatnya.
Namun saat Igraine mendengar tentang suaminya, bahwa suaminya sudah meninggal sebelum dia datangi King Uther, dia kemudian memikirkan tentang siapa orang yang mirip dengan suaminya yang melakukan hubungan badan dengannya; maka kemudian dia berduka dan menenangkan dirinya.
Sementara itu, seluruh baron menyetujui dan mendoakan sang raja mengenai pernikahannya dengan Igraine; King Uther kemudian menyuruh mereka pergi, dan merasa sangat senang telah didoakan. Maka ia menaruh kepercayaan penuh pada Ulfius untuk mempertemukan mereka, maka dengan bantuannya akhirnya King Uther dan Igraine bertemu. "Baiklah," kata Ulfius, "raja kita adalah kesatria yang bernafsu dan tak beristri, dan nona kita Igraine adalah wanita yang sangat cantik; maka akan menjadi kebahagiaan besar bagi kita semua, dan akan menyenangkan hati sang raja untuk menjadikannya sebagai istrinya." Maka semua orang menyetujuinya dan menyerahkannya pada sang raja. Maka setelah itu, seperti kesatria yang bernafsu, King Uther melakukannya dengan niat baik, dan dengan segera mereka menikah di pagi hari dengan penuh bahagia.
Dan King Lot dari Lothian dan dari Orkney menikahi Morgause yang merupakan ibu dari Gawain. Dan King Nentres dari Garlot menikahi Elaine. Pernikahan-pernikahan ini dilakukan atas permintaan dari King Uther. Dan kemudian saudari ketiganya, Morgan le Fay disekolahkan di biara perempuan, dan di sana dia mempelajari ilmu mengenai nekromansi. Dan setelah itu, dia menikahi King Uriens dari Gore, yang merupakan ayah dari Sir Ewain le Blanchemain.
| Morgan le Fay mempelajari sihir di biara. |
Selanjutnya ke Bab 3 >>
Pojok Informasi:
- Duchess yaitu gelar duke namun untuk perempuan, atau juga untuk istri dari seorang duke.
- Baron merupakan gelar kebangsawanan yang paling rendah di Inggris Raya.
- Morgause, Elaine, dan Morgan merupakan anak dari Igraine dengan Gorlois (duke of Tintagel).
- Nekromansi merupakan praktik pemanggilan arwah. Biasanya untuk meminta pertolongan kepada yang sudah mati dan juga untuk meramalkan masa depan.
- Keempat Injil atau Empat Injil Kanonik adalah Injil pada Perjanjian Baru yang ditulis oleh Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes dan diberi gelar sesuai nama mereka.
- Maksud dari "raja yang diminyaki" yang diucapkan Merlin pada King Uther, maksudnya adalah upacara ritual perminyakan keagamaan, yang melambangkan pengaruh ilahi atau sakramental. Mengurapi atau meminyaki raja sama dengan menobatkannya atau membaptisnya.
Comments
Post a Comment